Visi Misi


"REMPUG JUKUNG SAUYUNAN 
NGAWANGUN DESA HEGARMANAH"


1.1      V I S I  :
Terwujudnya Desa Hegarmanah Sebagai Desa yang Bersih, Indah, Sejahtera, Agamis, Kompak, Ulet, Aman dan Tertib melalui Kebersamaan dan Gotong royong, Rempug Jukung Sauyunan Ngawangun Desa Hegarmanah

Moto : “BISA dan KUAT melalui Rempug Jukung Sauyunan Ngawangun Desa Hegarmanah

Bersih adalah desa yang bersih Lingkungan secara lahir sehingga menunjukan terwujudnya masyarakat yang sehat jasmani dan rohani, dan Bersih dalam Pemerintahan dengan arti bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme.

Indah adalah Desa memiliki Keindahan mulai dari Penataan Lingkungan dan Penataan Kantor sehingga menimbulkan suasana nyaman dan enak dipandang dan menjamin kenyamanan dalam Pelayanan Masyarakat

Sejahtera adalah Terwujudnya masyarakat sejahtera secara ekonomi ditandai dengan tingginya capaian indek pembangunan masyarakat (Pendidikan,  Kesehatan, Daya beli) ditunjang dengan sarana dan prasarana yang cukup lengkap untuk menunjang kehidupan masyarakat.
  •  Mempunyai potensi sumber daya alam,
  • Mempunyai potensi sumber daya manusia,
  • Mempunyai potensi prasarana dan sarana yang besar,
  • Mempunyai spesifikasi produk yang menonjol didasarkan pada tipologi desa,
  • Mampu memenuhi kebutuhan dalam desa dan sebagian yang dapat dijual keluar
  • Peranserta dan kesadaran masyarakat dalam mengoptimalkan potensi desa,
  •  Tingkat kemiskinan penduduk desa di bawah rata-rata,
  • Besarnya tingkat pemberdayaan wanita di dalam kegiatan sosial ekonomi,
  • Banyaknya jumlah dan jenis kelembagaan,
  • Adanya tokoh penggerak/inovator yang berperanan besar dalam masyarakat,
  • Tingginya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan hidup.

AGAMIS adalah terwujudnya masyarakat yang melaksanakan Norma-norma Agama melalui Penumbuhan pungsi-pungsi organisasi keagamaan, pungsi- pungsi lembaga agama dalam membina masyarakat yang kompetitip serta melestarikan simpul-simpul kehidupan beragama yang berkembang selama ini, diantaranya kelompok-kelompok pengajian dan Menumbuh kembang kan pendidikan agama disemua lini. Adanya peran ulama dan lembaga adat yang kongkrit sebagai lembaga yang dapat memberikan pertimbangan dalam perjalanan pemerintahan dan dinamika masyarakat.

KOMPAK adalah kebersamaan dan kepedulian (partisipasi) masyarakat dalam pembangunan desa ditunjang dengan adanya kebijakan yang searah, yang saling terkait secara harmonis, antara seluruh Elemen Masyarakat dan Pemerintah sehingga terbentuk suatu pemikiran yang sama untuk  satu tujuan yang sama yaitu Kemajuan Pembangunan Desa Hegarmanah

ULET adalah tidak mudah putus asa yang disertai kemauan keras dalam berusaha mencapai tujuan dan cita-cita Pembangunan Desa Hegarmanah

AMAN dan TERTIB adalah terwujudnya keamanan dan ketertiban lingkungan dan masyarakat Desa dari ancaman, hambatan dan ganguan dalam melaksanakan aktifitas, serta terwujudnya perilaku kehidupan masyarakat yang sesuai dengan aturan-aturan yang ada dan peran aktif masyarakat dalam menegakkan aturan-aturan yang ada.
 
1.2      Misi
1.      Melakukan REFORMASI SYSTEM KINERJA aparatur pemerintah dan Lembaga Desa.
2.      Menyelenggarakan PEMERINTAHAN yang BERSIH, TERBUKA dan BERTANGGUNGJAWAB.
3.      Meningkatkan PEREKONOMIAN/DAYA BELI  Masyarakat.
4.      Meningkatkan Kualitas PENDIDIKAN dan KETERAMPILAN Masyarakat
5.      Pemeliharaan dan peningkatan kapasitas SARANA dan PRASARANA INFRASTRUKTUR DESA.
6.      Penanggulangan MASALAH SOSIAL dan PEMBERDAYAAN PEMUDA
7.      Pemberdayaan PEREMPUAN
8.      PEMBERDAYAAN LEMBAGA dan ORGANISASI KEMASYARAKATAN
9.      Pembinaan dan PELESTARIAN BUDAYA LOKAL.

*      Penjelasan Misi 1:
Melakukan Reformasi System Kinerja Aparatur Pemerintah dan Lembaga Desa.
Dengan diberlakukannya Undang-undang no 6 tahun 2014 tentang Desa, dimana kesejhteraan aparatur Desa sudah menjadi perhatian pemerintah melalui peningkatan kesejahteraan, maka kinerja Aparatur pemerintah desa saat ini harus lebih profesional. Sehubungan dengan hal tersebut, kinerja aparatur harus di tingkatkan agar pelayanan masyarakat dapat tercapai secara maksimal. Penerapan teknologi dalam sistem pelayanan harus dilakukan mengingat perkembangan lingkungan dan kebutuhan massyarakat. Hal ini secara otomatis kemampuan/skill dari aparatur harus mampu mengimbangi perkembangan teknologi guna mempermudah sistem pelayanan masyarakat agar lebih cepat dan tepat serta akurat.

*      Penjelasan Misi 2:
Menyelenggarakan Pemerintahan yang Bersih, Terbuka dan Bertanggungjawab
Dukungan pemerintah kepada desa cukup besar terbukti dngan dikucurkannya Dana Desa (DD) melalui transfer Anggaran dari APBN yang diperuntukan peingkatan pembangunan Desa, selain Alokasi Dana Desa (ADD) dan anggaran lainnya Baik dari Kabupaten, Ptovinsi mmaupun Pemerintah Pusat, maka dituntut Pengelolaan dan Pengawasan yang serius agar setiap anggaran yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku secara akuntabel dan Transfaran. Sistem perencanaan yang melibatkan peranserta Masyarakat secara Partisipatif diharapkan dapat menghasilkan Pembangunan yang maksimal sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

*      Penjelasan Misi 3:
Meningkatkan Perekonomian/Daya Beli  Masyarakat
Pemberdayaan Ekonomi masyarakat merupakan faktor utama penentu keberhasilan pembangunan Desa secara umum. Disamping Penyelesaian Masalah Modal kerja, Pembinaan dan pendampingan khusus kepada UKM, wiraswasta dan petani harus dilakukan secara berkesinambungan menuju masyarakat Produktif, sejahtera maju dan mandiri.

*      Penjelasan Misi 4:
Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Keterampilan Masyarakat
Desa Hegarmanah kini menjadi salah satu “Bidikan” investor untuk berinvestasi, tentunya mereka sudah ditunjang dengan spesifikasi dan modal yang kuat sehingga mereka mampu bertahan dan bersaing. Agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton tentu kita harus mempersiapkan kualitas masyarakat kita agar mempuanyai daya saing baik secara skiil maupun permodalan.

 *      Penjelasan misi 5:
Pemeliharaan dan peningkatan kapasitas Sarana dan Prasarana Infrastruktur Desa
Untuk menunjang capaian indek Pembangunan Manusia (IPM) selain tiga faktor penentu yaitu Penididikan, Kesehatan dan daya beli, sarana dan prasarana infrastruktur merupakan penunjang keberhasilan dari tiga faktor tersebut. Dengan adanya srana dan prasarana yang memadai, semua aktifitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar.

*      Penjelasan Misi 6 :
Penanggulangan Masalah Sosial dan Pemberdayaan Pemuda
Karakter Desa Hegarmanah kini cenderung ke arah Desa Perkotaan, hal ini tentu berdampak pada munculnya permasalahan sosial seperti, Sampah, Banjir, Pergaulan Bebas (narkoba), Pengangguran dll. Yang paling rawan terkena permasalahan sosial adalah Generasi Muda, oleh karena itu Pemberdayaan Pemuda secara maksimal dan tuntas merupakan salah satu solusi untuk menekan permasalahan tersebut.

*      Penjelasan Misi 7:
Pemberdayaan Lembaga dan Organisasi Kemasyarakatan
Peran serta masyarakat adalah faktor utama dalam pelaksanaan pembangunan desa. Banyaknya Lembaga dan Organisasi kemasyarakatan diharapkan dapat mendorong tingkat partisipasi masyarakat sehingga pembangunan Desa betul-betul merupakan Pembangunan yang PARTISIPATIF dari mulai perencanaan, Pelaksanaan, Pemeliharaan, Pengawasan dan Pertanggungjawaban. “DARI RAKYAT, OLEH RAKYAT, UNTUK RAKYAT”.

*      Penjelasan Misi 8 :
Pembinaan dan Pelestarian Budaya Lokal
Pelestarian Seni dan Budaya Peninggalan Nenek Moyang yang masih ada perlu dilakukan sebagai upaya untuk menunjukan ciri dan identitas diri.
Kita adalah bangsa yang berbudaya luhur. Pembangunan berwawasan Budaya tentunya masih sangat tepat di terapkan di Desa Hegarmanah. Partisipasi masyarakat dalam melaksanakan pembangunan di setiap RW Desa Hegarmanah adalah melalui Budaya Gotong Royong

 1.3      Strategi
1.      Mengoptimalkan potensi desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, Meningkatnya kegiatan usaha ekonomi dan budaya berbasis kearifan lokal di desa, Meningkatnya kemandirian desa dalam melaksanakan kegiatan pembangunan
2.      Pengalokasian anggaran berdasarkan skala prioritas agar program pemerintahan desa dapat berjalan secara cepat, tepat dan akurat yang ditunjang dengan peningkatan kesejahteraan aparatur dan lembaga yang ada dengan mengedepankan manajemen pemerintahan dan pelayanan publik.
3.      Penataan administrasi pemerintahan desa.
4.      Memberdayakan lembaga yang ada dan mengoptimalkan kegiatan pemuda dan olahraga guna menekan Permasalahan sosial.
5.      Peningkatan sumber daya masyarakat agar masyarakat menjadi lebih produktif dan mampu berdaya saing menghadapi perkembangan lingkungan.
6.      Meningkatkan pengembangan kegiatan keagamaan.
7.      Pembinaan kelompok-kelompok seni tradisional.
8.      Peningkatan pengelolaan jalan desa, jalan lingkungan, gang, sarana air bersih, saluran air pertanian, sarana keagamaan dan pendidikan serta infrastruktur lainnya.

1.4      Program Strategis Desa
1.    Pelatihan Peningkatan Kapasisat Aparat dan Lembaga Desa
2.    Meningkatkan Kapasitas dan Kualitas pelayanan publik
3.    Penerapan Teknologi dalam Pelayanan dan Pembangunan
4.    Pemberdayaan BUMDES
5.    Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Pemuda termasuk RT RW dan Okemas
6.    Meningkatkan pembangunan Infrastruktur Dasar Perdesaan dan pengembangan kawasan perdesaan secara partisipatif
7.    Normalisasi Irigasi/Saluran Pertanian
8.    Peningkatan Kegiatan Keagamaan (Kelompok Pengajian, TKA dan TPA)
9.    Peningkatan Produktifitas dan Kemampuan/skiil Kelompok UKM dan Wira Usaha.
10. Pengembangan, Pemeliharaan dan Pembangunan sarana Air Bersih Desa
11. Pemberdayaan Kelompok Usaha, Wirausaha dan Kelompok Tani
12. Pembinaan Kelompok Seni Budaya Tradisional.
13. Teknologi Pengolahan Sampah
14. Memacu pemerataan dan pertumbuhan ekonomi
15. Mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan Pembangunan desa.
16. Mensukseskan semua program-program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah.